Bola Tangan

Seperti halnya sepak bola, bola tangan atau Handball menyajikan suguhan yang sarat akan manuver hebat. Anda dapat membuktikannya, salah satunya, dengan menyaksikan pertandingan final VELUX EHF 2017 yang dilangsungkan di Köln, Jerman. Segera pesan tiket Anda sekarang untuk merasakan langsung sensasi serunya! StubHub menyediakan tiket bola tangan dengan prosedur yang aman dan nyaman. Buatlah kenangan yang menyenangkan tanpa rasa khawatir bersama kami.

Popularitas Handball di Eropa

Pada tahun 1946, Denmark, Finlandia, Perancis, Belanda, Norwegia, Polandia, Swiss, Swedia bersama-sama mendeklarasikan International Handball Federation (IHF). IHF memiliki jumlah peserta yang datang dari 150 negara dengan 80.000 klub di dalamnya hingga tahun 2003.

Pada tahun 1954, untuk pertama kalinya diadakan kejuaraan bola tangan tingkat dunia. Pada kala itu Swedia berhasil keluar sebagai juaranya. Kemudian pada Olimpiade Munchen (Jerman) permainan bola tangan kembali dimasukkan ke dalam cabang yang dipertandingkan di dalam Olimpiade, di mana pada saat itu Yugoslavia berhasil mendapatkan medali emas.

Untuk klub handball pria, Eropa memiliki liga paling bergengsi yaitu EHF Champions League. Kompetisi ini digelar setiap tahunnya oleh EHF dengan tajuk VELUX EHP Champions League. Setiap tahunnya EHF mengumumkan daftar peringkat dari anggota federasi. Hanya 27 negara dengan peringkat tertinggi yang dapat berpartisipasi di turnamen bola tangan paling bergengsi di Eropa ini.

Awal kelahiran bola tangan

Bola tangan adalah salah satu olahraga yang telah berusia sangat tua. Menurut sejarah, permainan bola tangan dimainkan pada saat zaman Yunani kuno, di mana kaum laki-laki pada saat itu lebih mahir menggunakan tangan dibandingkan dengan menggunakan kaki untuk memukul dan memainkan bola. Beberapa sumber sejarah mengatakan bahwa permainan ini dulunya diadaptasi dari permainan sepak bola. Pada saat itu belum ada peraturan yang baku dalam mengatur berjalannya sebuah permainan bola tangan, akan tetapi perlahan lahir beberapa peraturan yang mengatur bagaimana memainkan olahraga ini secara baik dan benar.

Pada abad ke-19, bola tangan modern mulai dimainkan di kota Danish, Denmark. Uniknya, olahraga ini dipelopori oleh seorang pakar pendidikan jasmani dengan mulai memindahkan permainan bola tangan ini kedalam dua bentuk permainan yaitu raffball (bola tangkap) dan konigsbergerball.

Berjalan sampai tahun 1912, Dr. Karl Schelenz, seorang guru dari Jerman, mulai memperkenalkan bola tangan untuk dimainkan di sebuah lapangan besar diiringi dengan pengembangan peraturan. Sampai pada tahun 1926, diadakan sebuah pertemuan (Kongres Federasi Atletik Amatir Internasional) yang bertempat di kota Haque, yang menghasilkan peraturan olahraga bola tangan yang digunakan hingga saat ini.


Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan layanan web kami. Jika Anda ingin melanjutkan browsing, kami menganggap Anda menyetujui penggunaannya. Pelajari lebih lanjut tentang Kebijakan cookie di sini.